Semarak Maulid Nabi di Nurul Falah: BMH Ajak Santri Belajar Akhlak dan Peduli Palestina

đď¸ 0 views
INFOFILANTROPI.COM, BOGOR â Suasana penuh khidmat menyelimuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Nurul Falah, Pabuaran, Bojonggede, Kabupaten Bogor, Sabtu (25/10). Peringatan yang mengangkat tema âMembangun Akhlakul Karimah di Era Digital melalui Teladan Nabi Muhammad SAWâ ini tidak hanya menjadi sarana menanamkan nilai-nilai keislaman bagi para pelajar, tetapi juga momentum menguatkan empati dan kepedulian terhadap sesama, khususnya saudara seiman di Palestina.
Ketua Yayasan YPI Nurul Falah, Tajam Murdhani, M.Pd., dalam sambutannya menekankan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari, terlebih di era digital yang sarat tantangan moral.
âTeladan Nabi Muhammad SAW selalu relevan di setiap zaman. Di era teknologi dan media sosial seperti sekarang, anak-anak perlu dibimbing agar nilai akhlak Rasul tidak hanya dipelajari di kelas, tapi benar-benar dipraktikkan dalam keseharian mereka,â ujar Tajam Murdhani.
Peringatan Maulid Nabi ini juga menghadirkan Baitul Maal Hidayatullah (BMH) sebagai mitra dakwah dan filantropi. Melalui Kepala Departemen Penghimpunan, Imam Syafiâi, BMH berbagi wawasan tentang kondisi terkini rakyat Palestina dan berbagai program nyata yang dijalankan lembaga tersebut.
Dalam pemaparannya, Imam Syafiâi menjelaskan bahwa BMH terus menyalurkan bantuan kemanusiaan, mulai dari penyediaan air bersih, pembangunan sumur, hingga distribusi makanan siap saji bagi masyarakat di Gaza. Ia juga mengajak para santri dan seluruh peserta agar menumbuhkan rasa peduli sejak dini.
âKita ingin anak-anak belajar memahami bahwa umat Islam itu satu tubuh. Kepedulian kecil mereka, meski hanya berupa doa atau infaq sederhana, bisa menjadi amal besar bagi perjuangan rakyat Palestina,â tuturnya penuh semangat.
Kegiatan Maulid Nabi diisi dengan lantunan shalawat, pembacaan sejarah hidup Rasulullah, tausiyah, dan aksi penggalangan infaq untuk Palestina. Para guru, siswa, hingga wali murid turut berpartisipasi dengan antusias, menunjukkan semangat solidaritas dan cinta terhadap sesama.
Momen ini menjadi pengingat bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan kesempatan untuk memperbarui komitmen meneladani Rasulullah dalam seluruh aspek kehidupanâbaik dalam keilmuan, akhlak, maupun kepedulian sosial.
Melalui kegiatan semacam ini, semangat filantropi Islam kembali tumbuh di kalangan pelajar. BMH bersama Yayasan Nurul Falah berharap semangat tersebut terus berlanjut, melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga lembut hatinya dan peduli terhadap umat./Herim
