Zakat Ceria di Gresik: Siswa Yayasan Bani Hasyim Tunaikan Zakat Fitrah Bersama BMH

đď¸ 4 views
INFOFILANTROPI.COM, GRESIK â Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan terasa hangat di lingkungan Yayasan Bani Hasyim, Lengkong Cerme, Gresik. Melalui program Zakat Ceria, para siswa bersama guru dan civitas sekolah menunaikan zakat fitrah dalam kegiatan edukatif yang digelar bersama Laznas Baitul Maal Hidayatullah (BMH), Sabtu (7/3/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh ratusan siswa dari berbagai jenjang pendidikan yang berada di bawah naungan Yayasan Bani Hasyim, mulai dari TK Bani Hasyim, MI Bani Hasyim, MTs Bani Hasyim hingga SMA Bani Hasyim. Program tersebut dirancang sebagai sarana pembelajaran yang tidak hanya menjelaskan konsep zakat secara teori, tetapi juga memberikan pengalaman langsung kepada para siswa tentang bagaimana menunaikan zakat fitrah sebagai bagian dari ibadah Ramadhan.
Sejak pagi hari, suasana sekolah tampak semarak. Para siswa datang dengan membawa zakat fitrah berupa beras sesuai ketentuan syariat. Panitia kemudian membantu proses penyerahan zakat sambil memberikan penjelasan sederhana mengenai tujuan zakat, siapa saja yang berhak menerima, serta hikmah yang terkandung di dalamnya.
Melalui pendekatan yang edukatif dan menyenangkan, kegiatan ini mampu membangun pemahaman siswa bahwa zakat bukan sekadar kewajiban ibadah, tetapi juga sarana untuk menumbuhkan empati dan kepedulian sosial terhadap sesama.
Salah satu siswa peserta kegiatan, Bayu Pratama, mengaku senang dapat mengikuti program tersebut bersama teman-temannya.
âSenang sekali bisa belajar zakat fitrah bersama teman-teman. Jadi tahu kalau zakat itu untuk membantu orang yang membutuhkan,â ungkapnya dengan antusias.
Pengalaman sederhana tersebut menjadi pembelajaran bermakna bagi para siswa. Mereka tidak hanya mendengar penjelasan tentang zakat di kelas, tetapi juga merasakan langsung proses menunaikan zakat sebagai bagian dari tanggung jawab seorang Muslim.
Ketua Yayasan Bani Hasyim, Andi Sugih Asmah Saâadah, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran program Zakat Ceria yang diinisiasi BMH. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat penting untuk memperkenalkan nilai berbagi kepada anak-anak sejak dini.
âKami sangat mengapresiasi program Zakat Ceria dari BMH karena mampu mengajarkan anak-anak tentang pentingnya berbagi dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami. Anak-anak tidak hanya belajar teori, tetapi juga mempraktikkan langsung ibadah zakat,â ujarnya.
Ia menambahkan, pendidikan karakter yang menekankan nilai kepedulian sosial perlu ditanamkan sejak usia dini agar generasi muda tumbuh dengan kesadaran untuk saling membantu dan peduli terhadap sesama.
Sementara itu, Kepala Divisi Program dan Pendayagunaan BMH Jawa Timur, Imam Muslim, menjelaskan bahwa kegiatan Zakat Ceria merupakan bagian dari upaya BMH membangun kemitraan kebaikan dengan berbagai lembaga pendidikan.
Melalui kerja sama tersebut, BMH tidak hanya menghimpun zakat, tetapi juga memberikan edukasi kepada siswa mengenai pentingnya zakat dalam kehidupan sosial umat Islam.
âBMH berupaya menjadi mitra bagi lembaga pendidikan dalam menguatkan nilai kepedulian sosial melalui zakat. Amanah zakat yang ditunaikan para siswa dan guru nantinya akan disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima, terutama para mustahik yang membutuhkan,â jelasnya.
Menurut Imam Muslim, kegiatan edukasi zakat di sekolah memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran filantropi Islam sejak dini. Dengan memahami makna zakat secara langsung, anak-anak diharapkan tumbuh menjadi generasi yang memiliki kepekaan sosial tinggi dan terbiasa berbagi.
Melalui program seperti Zakat Ceria, sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar akademik, tetapi juga ruang pembentukan karakter dan nilai-nilai kebaikan. Kolaborasi antara lembaga pendidikan dan lembaga zakat pun diharapkan dapat terus diperkuat agar manfaat zakat semakin luas dirasakan masyarakat.
Amanah zakat fitrah yang dihimpun dari lingkungan Yayasan Bani Hasyim selanjutnya akan dikelola dan disalurkan oleh BMH kepada para mustahik, termasuk masyarakat kurang mampu di berbagai wilayah.
Dengan demikian, zakat yang ditunaikan oleh para siswa tidak hanya menjadi bagian dari ibadah Ramadhan, tetapi juga menjadi jembatan kepedulian yang menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan./Herim
