HIMKA UNISA Bandung Gelar “Code Blue for Your Mind”, Angkat Isu Kesehatan Mental Mahasiswa Keperawatan

WhatsApp Image 2026-05-04 at 13.22.56 (2)

👁️ 3 views

INFOFILANTROPI.COM, BANDUNG UNISA-BANDUNG.AC.ID — Di Kampus 1 Universitas ‘Aisyiyah Bandung Himpunan Mahasiswa Keperawatan (HIMKA) Universitas ‘Aisyiyah Bandung sukses menyelenggarakan seminar kesehatan mental bertajuk “Code Blue for Your Mind: Strategi Manajemen Stres Mahasiswa Keperawatan” pada Minggu, 26 April 2026.

Kegiatan ini merupakan bentuk upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya kesehatan mental di tengah tuntutan akademik dan praktik klinik.

Seminar ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi Keperawatan, dengan total 137 peserta terdaftar dan 112 peserta yang mengikuti kegiatan hingga selesai.

Antusiasme peserta terlihat sejak awal hingga akhir kegiatan, menunjukkan tingginya kebutuhan mahasiswa akan ruang edukasi sekaligus refleksi terkait kesehatan mental.

Kegiatan menghadirkan dua pemateri yang kompeten di bidangnya, salah satunya adalah Arnovella Auril, seorang psikolog sekaligus influencer dan konten kreator yang aktif membagikan edukasi seputar emosi dan kesehatan mental.

Dalam penyampaian materinya, Arnovella menekankan pentingnya fleksibilitas dalam memaknai kesuksesan, sebagaimana ia sampaikan, “orang yang sehat mentalnya bukan mereka yang selalu menang, tapi mereka yang bisa menyesuaikan standar kesuksesan mereka saat realitas tidak sesuai dengan rencana awal.”

Pemateri kedua, Shella Febrita Puteri Utomo, M.Kep., turut memberikan penguatan terkait pentingnya menjaga ketenangan pikiran di tengah tekanan akademik.

Dalam sesinya, beliau menyampaikan bahwa, “Tugas boleh banyak, tekanan boleh datang, tetapi ketenangan pikiran tetap menjadi kekuatan utama mahasiswa untuk bertahan.” Materi yang disampaikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif dan relevan dengan kehidupan mahasiswa keperawatan sehari-hari.

Salah satu bagian yang menjadi daya tarik utama dalam kegiatan ini adalah sesi art therapy sebagai bentuk intervensi non-farmakologis dalam keperawatan jiwa. Pada sesi ini, peserta diajak untuk mengekspresikan emosi melalui media seni sebagai bentuk refleksi diri dan regulasi emosi.

Suasana kegiatan berlangsung hangat, ekspresif, dan penuh keterlibatan aktif peserta. Banyak peserta terlihat menikmati proses tersebut, bahkan salah satu peserta menyampaikan kesannya, “seru bangett, HIMKA sering-sering ya kaya gini.” Hal ini menunjukkan bahwa pendekatan kreatif seperti art therapy mampu menjadi media yang efektif dalam membantu mahasiswa mengelola stres secara adaptif.

Melalui kegiatan ini, HIMKA berharap mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan terkait manajemen stres, tetapi juga mampu mengembangkan kesadaran diri serta strategi koping yang positif dalam menghadapi tekanan akademik dan kehidupan sehari-hari.

Seminar ini juga menjadi pengingat bahwa menjaga kesehatan mental merupakan bagian penting dalam membentuk calon tenaga kesehatan yang profesional, empatik, dan tangguh.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semakin banyak mahasiswa yang menyadari pentingnya merawat diri sendiri sebagai langkah awal sebelum merawat orang lain. [ ]

Dok foto: UNISA Bandung