Cetak Generasi Psikolog Profesional dan Berakhlak, Fakultas Psikologi Unisba Gelar Sumpah Profesi Perdana

👁️ 57 views
INFOFILANTROPI.COM, BANDUNG – Sejarah baru dicetak Fakultas Psikologi Universitas Islam Bandung (Unisba) dengan menyelenggarakan upacara Sumpah Profesi Psikolog bagi lulusan angkatan pertama Program Pendidikan Profesi Psikolog. Prosesi ini berlangsung khidmat di Aula Utama Unisba, Jalan Tamansari No. 1 Bandung, pada Senin (2/3/2026).
Sebanyak 39 psikolog baru resmi diambil sumpahnya dengan capaian kelulusan 100%. Momen ini menjadi tonggak penting bagi Fakultas Psikologi Unisba dalam mengukuhkan perannya melahirkan praktisi psikologi yang tidak hanya unggul secara kompetensi, tetapi juga memiliki integritas moral dan spiritual yang kuat.

Dalam sambutannya, Rektor Unisba, Prof. Ir. A. Harits Nu’man, M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., mengenang dinamika perjalanan panjang pembentukan program studi ini, mulai dari perubahan regulasi hingga tantangan administratif yang akhirnya berbuah manis dengan terbitnya izin pembukaan program studi pada 26 Mei 2025.
“Momentum ini menjadi penegasan bahwa kesungguhan, kerja keras dan keyakinan akan selalu menemukan jalannya,” ujarnya. Ia juga berpesan agar para psikolog baru menjaga nama baik almamater dan mengamalkan nilai-nilai Islam dalam profesinya.
“Jadikan profesi psikolog sebagai jalan pengabdian, bukan sekadar pekerjaan. Saudara tidak hanya dituntut menjadi psikolog yang kompeten secara akademik, tetapi juga kokoh dalam akhlak dan nilai-nilai keislaman,” tegasnya.
Senada dengan Rektor, Dekan Fakultas Psikologi Unisba, Dr. Dewi Sartika, M.Si., Psikolog, mengungkapkan rasa haru dan bangganya atas keberhasilan angkatan pertama ini. “Kalian adalah para pelopor. Kalian telah menempuh jalan yang masih dalam pembangunan, menavigasi proses yang baru dibentuk, dan mempercayai program yang tumbuh bersama kalian,” ungkapnya.
Dr. Dewi mengingatkan bahwa gelar psikolog membawa tanggung jawab etis seumur hidup. “Seorang psikolog dipercayakan dengan martabat, kerentanan, dan harapan orang lain. Pengetahuan Anda harus selalu dipandu oleh belas kasih. Keterampilan Anda harus selalu berlandaskan prinsip-prinsip etika,” pesannya kepada para lulusan.
Ketua Umum HIMPSI Pusat, Dr. Andik Matulessy, M.Si., Psikolog, yang turut hadir dalam acara tersebut, menekankan pentingnya menjaga marwah profesi dan etika. Ia menjelaskan bahwa para psikolog baru nantinya akan mendapatkan empat dokumen penting, termasuk Surat Izin Praktik yang berlaku selama dua tahun.
“Oleh karena itu, mari kita membesarkan organisasi profesi kita dan jaga etika profesi karena apa yang Anda lakukan tidak hanya berpengaruh secara personal, tetapi juga berpengaruh pada kampus dan juga program profesi ini,” tuturnya.
Mewakili rekan-rekan sejawatnya, Salsa Alfi Syahrin, S.Psi., Psikolog, menyampaikan kesan mendalam atas proses pendidikan yang telah dilalui. Ia mengajak rekan-rekannya untuk terus memegang teguh nilai-nilai kebaikan yang telah dipelajari.
“Dengan peran baru, mari kita tetap tanamkan nilai Mujahid, Mujtahid, dan Mujaddid yaitu bersungguh-sungguh dalam amanah, terus mengembangkan keilmuan, serta menghadirkan manfaat bagi masyarakat,” tutur Salsa.
Ia juga menekankan esensi dari profesi ini, “Menjadi psikolog artinya siap mendengar tanpa menghakimi, memahami tanpa merendahkan, dan membantu tanpa kehilangan integritas.”
Acara ditutup dengan pemberian penghargaan kepada 14 lulusan yang mendapatkan predikat cumlaude dan diakhiri dengan foto bersama.
Dengan disumpahnya angkatan pertama ini, Fakultas Psikologi Unisba semakin memantapkan posisinya dalam berkontribusi bagi kesehatan mental masyarakat Indonesia yang berbasis pada nilai-nilai keislaman. [ ]
Dok foto: Humas
