Khutbah Jumat: Menjaga Hati Menjaga Negeri Waspada Terorisme di Zaman Digital

Ilustrasi foto: istimewa
๐๏ธ 4 views
Oleh: Abu Jundy
*penulis adalah pengasuh pesantren di Bandung
ย
KHUTBAH PERTAMA:
ย
ุงูุณูุงู ุนูููู ูุฑุญู ุฉ ุงููู ูุจุฑูุงุชู
ุฅูููู ุงููุญูู ูุฏู ูููููููุ ููุญูู ูุฏููู ููููุณูุชูุนูููููู ููููุณูุชูุบูููุฑูููุ ููููุนููุฐู ุจูุงูููููู ู ููู ุดูุฑููุฑู ุฃูููููุณูููุง ููู ููู ุณููููุฆูุงุชู ุฃูุนูู ูุงููููุงุ ู ููู ููููุฏููู ุงูููููู ููููุง ู ูุถูููู ููููุ ููู ููู ููุถููููู ููููุง ููุงุฏููู ูููู. ุฃูุดูููุฏู ุฃููู ููุง ุฅูููฐูู ุฅููููุง ุงูููููู ููุญูุฏููู ููุง ุดูุฑูููู ููููุ ููุฃูุดูููุฏู ุฃูููู ู ูุญูู ููุฏูุง ุนูุจูุฏููู ููุฑูุณูููููู.
ุงููููููู ูู ุตูููู ููุณููููู ู ููุจูุงุฑููู ุนูููู ุณููููุฏูููุง ู ูุญูู ููุฏูุ ููุนูููู ุขูููู ููุตูุญูุจููู ุฃูุฌูู ูุนูููู.
Amma baโdu.
Jamaโah Jumโah yang dimulyakan Allah SWT,
ย
Khotib berwasiat kepada diri saya pribadi dan kepada jamaah sekalian: marilah kita tingkatkan ketakwaan kepada Allah Subhanahu wa Taโala dengan sebenar-benarnya takwa, melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi laranganNya. Allah Subhanallahu wataโala berfirman:
ููุง ุฃููููููุง ุงูููุฐูููู ุขู ููููุง ุงุชูููููุง ุงูููููู ุญูููู ุชูููุงุชููู ููููุง ุชูู ููุชูููู ุฅููููุง ููุฃูููุชูู ู ู ูุณูููู ูููู
ย
“Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya, dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan Muslim.”(QS. Ali โImran: 102)
ย
Jamaah Jumโah yang dimuliakan Allah,
Hari ini kita hidup di zaman yang penuh kemajuan, tetapi juga penuh ujian. Teknologi berkembang pesat, informasi bergerak cepat, komunikasi menjadi mudah. Namun di balik kemudahan itu, ada ancaman besar yaitu kebencian yang menyebar cepat, fitnah yang viral, dan paham kekerasan yang masuk melalui ruang digital.
Jika dahulu teror datang dengan senjata di tangan, hari ini ia sering datang melalui kata-kata, gambar, video, dan propaganda di media sosial. Seseorang bisa berubah keras hatinya bukan karena bertemu langsung dengan kelompok sesat, tetapi karena setiap hari diberi makan narasi permusuhan.
Seorang anak muda bisa tersesat bukan karena kurang cerdas, tetapi karena tidak memiliki bimbingan yang benar. Karena itu, khutbah hari ini mengingatkan kita: jagalah hati, jagalah keluarga, jagalah negeri. Allah Shalallahu Alaihi wassalam berfirman:
ููู ูุง ุฃูุฑูุณูููููุงูู ุฅููููุง ุฑูุญูู ูุฉู ูููููุนูุงููู ูููู
“Dan tidaklah Kami mengutus engkau (Muhammad), melainkan sebagai rahmat bagi seluruh alam.” (QS. Al-Anbiya: 107).
Islam adalah agama rahmat. Nabi Muhammad diutus membawa kasih sayang, bukan kebencian. Membawa keselamatan, bukan kerusakan. Maka siapa pun yang menggunakan agama untuk menebar teror, sesungguhnya ia telah menyimpang dari ajaran Rasulullah Shallallahu โalaihi wasallam.
ย
Jamaah Jumโah yang dimuliakan Allah,
Terorisme sering dimulai dari hati yang rusak. Dari iri, dendam, fanatisme buta, merasa diri paling suci, lalu memandang orang lain halal dihina atau disakiti. Rasulullah Shallallahu โalaihi wasallam bersabda:
ููุง ุชูุญูุงุณูุฏููุง ููููุง ุชูุจูุงุบูุถููุง ููููุง ุชูุฏูุงุจูุฑููุง ููููููููุง ุนูุจูุงุฏู ุงูููููู ุฅูุฎูููุงููุง ”
ย
โJangan saling dengki, jangan saling membenci, jangan saling membelakangi, dan jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara.”(HR. Muslim).
Maka perang pertama yang harus kita menangkan adalah perang melawan kebencian dalam diri sendiri.
Jamaah Jumโah yang dimuliakan Allah,
Jagalah anak-anak kita. Jangan hanya memberi mereka makan, tetapi berilah mereka arah. Jangan hanya membelikan gawai, tetapi dampingilah mereka saat menggunakan gawai. Jangan hanya menyuruh sekolah, tetapi ajak mereka mencintai masjid, ilmu, dan akhlak mulia.
Jika anak kehilangan perhatian di rumah, ia bisa mencari pengakuan di tempat yang salah. Negeri ini membutuhkan generasi yang kuat ilmunya, lembut hatinya, dan cinta damai. Menjaga keamanan negeri bukan hanya tugas aparat, tetapi tugas seluruh rakyat.
Ketika kita menolak hoaks, menolak provokasi, menolak ujaran kebencian, maka kita sedang ikut menjaga Indonesia. Semoga Allah menjaga negeri kita dari fitnah, kekerasan, dan perpecahan.
ุฃููู ูููู ูุฐุง ูุฃุณุชุบูุฑ ุงููู ุงูุนุธูู ูู ูููู ุ ูุงุณุชุบูุฑูู ุฅูู ูู ุงูุบููุฑ ุงูุฑุญูู .
KHUTBAH KEDUA:
ุงูุญู ุฏ ููู ุญู ุฏูุง ูุซูุฑูุง ุทูุจูุง ู ุจุงุฑููุง ููู ูู ุง ูุญุจ ุฑุจูุง ููุฑุถูุ ูุฃุดูุฏ ุฃู ูุง ุฅูู ุฅูุง ุงููู ูุญุฏู ูุง ุดุฑูู ููุ ูุฃุดูุฏ ุฃู ู ุญู ุฏูุง ุนุจุฏู ูุฑุณููู. ุงูููู ุตู ูุณูู ูุจุงุฑู ุนูู ุณูุฏูุง ู ุญู ุฏ ูุนูู ุขูู ูุตุญุจู ุฃุฌู ุนูู.
Jamaah Jumโah yang dimuliakan Allah,
Marilah kita terus bertakwa kepada Allah. Jadilah pribadi yang menenangkan, bukan menakutkan. Jadilah Muslim yang kehadirannya membawa manfaat, bukan mudarat. Rasulullah Shallallahu โalaihi wasallam bersabda:
ุงููู ูุณูููู ู ู ููู ุณูููู ู ุงููููุงุณู ู ููู ููุณูุงูููู ููููุฏููู
ย
“Seorang Muslim adalah orang yang manusia selamat dari lisan dan tangannya.”
Mari kita jaga ucapan, jaga tulisan, jaga unggahan, jaga komentar, karena semua akan dimintai pertanggungjawaban.
ุงููููููู ูู ุงุบูููุฑู ููููู ูุณูููู ูููู ููุงููู ูุณูููู ูุงุชูุ ููุงููู ูุคูู ูููููู ููุงููู ูุคูู ูููุงุชูุ ุงููุฃูุญูููุงุกู ู ูููููู ู ููุงููุฃูู ูููุงุชู.ุงููููููู ูู ุฃูุตูููุญู ูููููุจูููุงุ ููุทููููุฑู ูููููุณูููุงุ ููุงุฌูุนูููููุง ุฏูุนูุงุฉู ุณูููุงู ู ููุฑูุญูู ูุฉู. ุงููููููู ูู ุงุญูููุธู ุจูููุงุฏูููุง ุฅูููุฏูููููุณูููุง ู ููู ุงููููุชููู ููุงููุฅูุฑูููุงุจู ููุงููููููุถูู ููุงููููุฑูููุฉู.ุงููููููู ูู ููููููู ููุงุฏูุชูููุง ููู ูุง ุชูุญูุจูู ููุชูุฑูุถููุ ููุงุฑูุฒูููููู ู ุงููุนูุฏููู ููุงููุญูููู ูุฉู.ุฑูุจููููุง ุขุชูููุง ููู ุงูุฏููููููุง ุญูุณูููุฉูุ ููููู ุงููุขุฎูุฑูุฉู ุญูุณูููุฉูุ ููููููุง ุนูุฐูุงุจู ุงููููุงุฑู.ุฅูููู ุงูููููู ููุฃูู ูุฑู ุจูุงููุนูุฏููู ููุงูุฅูุญูุณูุงูู ููุฅููุชูุงุกู ุฐูู ุงููููุฑูุจูู ููููููููู ุนููู ุงููููุญูุดูุงุกู ููุงููู ูููููุฑู ููุงููุจูุบููู ููุนูุธูููู ู ููุนููููููู ู ุชูุฐููููุฑูููู ููุงุฐูููุฑููุง ุงูููููู ุงููุนูุธููู ู ููุฐูููุฑูููู ู ููุงุดูููุฑูููู ุนูููู ููุนูู ููู ููุฒูุฏูููู ู ููููุฐูููุฑู ุงูููููู ุฃูููุจูุฑูุ ููุงูููููู ููุนูููู ู ู ูุง ุชูุตูููุนูููู.
