Khutbah Jumat: Saat Didzalimi Mengangkat Tangan dihadapan-Nya

Seorang khatib sedang menyampaikan materi khutbah ( ilustrasi foto: freepik)
👁️ 10 views
Oleh: Abu Jundy*
*penulis adalah Analis Sosial Politik dan Isu Strategis
KHUTBAH PERTAMA:
إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا . مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِىَ لَهُ . وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ . اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا
Jamaah Jum’at yang dimuliakan Allah,
Marilah kita tingkatkan ketakwaan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan sebenar-benarnya takwa, menjalankan perintahNya dan menjauhi laranganNya.
Jamaah Jum’at yang dimuliakan Allah,
Dalam kehidupan ini, tidak ada manusia yang luput dari ujian. Di antara ujian yang paling berat adalah ketika kita didzalimi diperlakukan tidak adil, disakiti, dihina, dilecehkan, tak dihargai, dicuekin, bahkan dianggap tidak ada oleh manusia atau direndahkan. Pertanyaannya. Apa yang kita lakukan saat didzalimi? Sebagian membalas. Sebagian menyimpan dendam.
Namun Islam mengajarkan jalan yang lebih tinggi, mengangkat tangan dalam doa, bukan tangan untuk membalas. Allah Subhanahu wa Ta’ala Maha Mengetahui segala yang tersembunyi dalam hati. Tidak ada satu pun kezaliman yang luput dari pengawasanNya.
Dalam sebuah doa kita memohon: “Ya Allah, Engkaulah Yang Maha Adil… kami mengadu kepadaMu atas kezaliman orang-orang yang zalim ” Ini menunjukkan bahwa tempat mengadu terbaik bukan kepada manusia, tetapi kepada Allah Subhanallahu wata’ala.
Jamaah Jum’at yang dimuliakan Allah,
Yang lebih tinggi lagi, doa itu tidak meminta kehancuran bagi pelaku kezaliman, tetapi justru memohon: “Ya Allah, berilah mereka hidayah.” Inilah akhlak yang agung. Rasulullah shalalluhu alaihi wassallam ketika disakiti, dihina, bahkan dilukai, beliau tidak mendoakan kebinasaan kaumnya, tetapi berkata: “Ya Allah, berilah petunjuk kepada kaumku, karena mereka tidak mengetahui.” Allahu Akbar. Ini pelajaran besar bagi kita yaitu. Membalas adalah mudah, tetapi memaafkan dan mendoakan adalah kemuliaan.
Jamaah Jum’at yang dimuliakan Allah,
Kezaliman tidak boleh dibenarkan. Namun cara kita menyikapinya menentukan kualitas iman kita. Dalam doa kita juga memohon kepadaNya “Ya Allah, siapa yang menzalimi kami, berilah dia petunjuk, kembalikan dia kepada kebenaran.” Ini menunjukkan bahwa kita tidak ingin sekadar menang, tetapi ingin perbaikan. Karena jika pelaku berubah, maka kezaliman berhenti, dan kebaikan meluas.
Jamaah Jum’at yang dimuliakan Allah,
Doa tersebut juga mengajarkan kita untuk membersihkan hati: “Ya Allah, jangan jadikan dalam hati kami kebencian, iri, dengki, hasad, hasud dan dendam.” Karena sering kali, kezaliman orang lain. justru melahirkan penyakit baru dalam diri kita. Maka hati harus dijaga.
Selain itu kita juga memohon kepadaNya “Satukanlah hati kami.” Artinya, Islam tidak menghendaki perpecahan berkepanjangan. Islam mengajarkan rekonsiliasi, perbaikan hubungan, dan persaudaraan.
Jamaah Jum’at yang dimuliakan Allah,
Di akhir doa kita memohon agar menjadi hamba yang berani mengatakan kebenaran tanpa takut celaan. Inilah sikap seorang mukmin yaitu tegas dalam kebenaran, lembut dalam sikap, dan bersih dalam hati. Semoga kita termasuk rang-orang yang sabar, yang kuat menahan amarah, dan yang mampu membalas kezaliman dengan kebaikan.
أَقُولُ قَوْلِي هَذَا، وَأَسْتَغْفِرُ اللَّهَ لِي وَلَكُمْ، فَاسْتَغْفِرُوهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ
KHUTBAH KEDUA:
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَرْسَلَ رَسُولَهُ بِالْهُدَى وَدِينِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّينِ كُلِّهِ وَلَوْ كَرِهَ الْمُشْرِكُونَ . أَشْهَدُ أنْ لا إلَهَ إلا اللهُ وَحْدَهُ لا شَرِيكَ لَهُ، وأشهدُ أنَّ مُحَمَّدًا عبْدُه ورَسُولُه. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ
Jamaah Jum’at yang dimuliakan Allah,
Marilah kita terus meningkatkan ketakwaan kepada Allah. Ingatlah, ketika kita didzalimi, jangan terburu-buru membalas. Angkat tangan kita dalam doa. Doa orang yang didzalimi tidak terhalang oleh apa pun. Namun jadikan doa itu bukan untuk menghancurkan, tetapi untuk menghadirkan hidayah. Karena hidayah lebih mulia daripada pembalasan
.اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا، وَكَفِّرْ عَنَّا سَيِّئَاتِنَا، وَتَوَفَّنَا مَعَ الْأَبْرَارِ اللَّهُمَّ أَصْلِحْ قُلُوبَنَا، وَأَلِّفْ بَيْنَنَا، وَاصْرِفْ عَنَّا الظُّلْمَ وَالْعُدْوَانَ اللَّهُمَّ مَنْ ظَلَمَنَا فَاهْدِهِ، وَرُدَّهُ إِلَى الْحَقِّ رَدًّا جَمِيلًا اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا مِنَ الصَّابِرِينَ، وَمِنَ الَّذِينَ يَقُولُونَ الْحَقَّ وَلَا يَخَافُونَ فِي اللَّهِ لَوْمَةَ لَائِمٍ اللَّهُمَّ اكْفِنَا بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ، وَأَغْنِنَا بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ .
Ya Allah, ampunilah dosa-dosa kami, hapuskan kesalahan kami, dan wafatkan kami bersama orang-orang yang saleh. Ya Allah, perbaikilah hati kami, satukan kami, dan jauhkan kami dari kezaliman dan permusuhan. Ya Allah, siapa yang menzalimi kami, berilah dia petunjuk dan kembalikan kepada kebenaran dengan cara yang baik. Ya Allah, jadikan kami orang-orang yang sabar dan berani mengatakan kebenaran tanpa takut celaan. Ya Allah, cukupkan kami dengan yang halal dariMu dan kayakan kami dengan karuniaMu dari selain-Mu
.إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَى، وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ فَاذْكُرُوا اللَّهَ الْعَظِيمَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ وَأَقِمِ الصَّلَاةَ
