“Spirit of Unity: Transformasi Karakter Santri MBS A.R. Fachruddin Lewat Alam”

"Spirit of Unity: Transformasi Karakter Santri MBS A.R. Fachruddin Lewat Alam"

"Spirit of Unity: Transformasi Karakter Santri MBS A.R. Fachruddin Lewat Alam"

👁️ 16 views

INFOFILANTROPI.COM, CIGUDEG BOGOR – Jumat (08/05/2026) Pendidikan sejati tidak hanya terjadi di dalam ruang kelas dengan papan tulis dan buku teks. Prinsip inilah yang dipegang teguh oleh Pondok Pesantren Muhammadiyah Boarding School (MBS) A.R. Fachruddin Kota Bekasi, atau yang lebih dikenal dengan MBS Kampung Sawah. Pada tanggal 5 hingga 7 Mei 2026, sebanyak 86 santri putra dan putri tingkat SMP serta SMA mengikuti perhelatan tahunan yang dinanti-nantikan: MBS Camp & Field Trip 2026.

Mengusung tema besar “Spirit of Unity and Leadership”, perjalanan ini dimulai dengan kunjungan edukatif ke Museum Tanah dan Pertanian di Bogor. Di sana, para santri diajak untuk memahami fondasi agraris bangsa, sebuah langkah awal untuk menumbuhkan rasa syukur dan kecintaan terhadap tanah air sebelum mereka ditempa secara fisik dan mental di alam terbuka.

Perjalanan berlanjut menuju kawasan hijau di Yayasan Amanah Sarbini, Cigudeg, Kabupaten Bogor. Di bawah bimbingan 10 guru pendamping, para santri mengikuti serangkaian agenda padat yang dirancang untuk mengikis ego pribadi dan membangun kerja sama tim. Mudir MBS A.R. Fachruddin, Ustaz R. Setiawan, Lc., M.H., menegaskan bahwa kegiatan ini adalah laboratorium karakter. “Tujuan utama kami adalah membentuk santri yang memiliki tanggung jawab tinggi, jiwa sportif, kemampuan kooperatif, dan mental kepemimpinan yang tangguh,” ujarnya.

Foto Bersama 86 Santri dan Guru Pendamping "Spirit of Unity and Leadership", perjalanan ini dimulai dengan kunjungan edukatif ke Museum Tanah dan Pertanian di Bogor, Selasa(5/5)
Foto Bersama 86 Santri dan Guru Pendamping “Spirit of Unity and Leadership“, perjalanan ini dimulai dengan kunjungan edukatif ke Museum Tanah dan Pertanian di Bogor, Selasa(5/5) SMP – SMA MBS A.R. Fachruddin Kota Bekasi,

Selama tiga hari, para santri menjalani rutinitas yang menantang. Mulai dari funcooking yang melatih kemandirian, materi kepanduan Hizbul Wathan (HW), hingga kegiatan spiritualitas seperti murojaah berjamaah dan tahajud di tengah sunyinya alam Cigudeg. Puncaknya adalah sesi outbound dan malam api unggun yang menjadi simbol hangatnya kebersamaan (unity).

Melalui kegiatan ini, MBS Kampung Sawah membuktikan bahwa mencetak kader pemimpin membutuhkan keseimbangan antara kecerdasan intelektual, ketangkasan fisik, dan kedalaman spiritual. Para santri pulang tidak hanya membawa cerita seru, tetapi juga karakter baru yang siap menghadapi tantangan zaman. — red.djaddie